
Biasanya kita memakai pagespeed insight untuk mengevaluasi kecepatan situs web kita. Baik itu untuk penampilan desktop maupun untuk penampilan mobile. Khusus untuk performa mobile, pagespeed akan menunjukkan usulan untuk menciptakan sebuah halaman bisa dirender kurang dari 1 detik.
Ini adalah proses yang penting untuk anda yang baru mencar ilmu SEO, sebab bila situs web kita gagal memenuhi batasan waktu ini, maka optimasi SEO yang kita lakukan bisa lebih berat.
Kenapa Google menerapkan ini? Katanya sih riset mereka memperlihatkan bahwa penundaan 1 detik saja mampu membuat pengguna mobile google berubah anggapan dan memberi user experience yang jelek.
Google bermaksud mudah-mudahan penggunanya tetap berinteraksi dengan halaman web yang diberikan dan puas dengan hasil penelusuran, apapun gagdetnya dan apapun koneksi jaringannya.
Memenuhi Standar 1 Detik
Jelas tidak gampang untuk memenuhi standar ini. Untungnya tidak semua halaman mesti dimuat dalam 1 detik. Google menargetkan halaman yang pertama kali tampil di layar, atau konten above the fold yang mesti diangkut kurang dari 1 detik. Selebihnya mampu dimuat di latar....
Tapi yang menjadi masalah yakni Google juga menargetkan "apapun koneksi jaringannya".... dan ini yang merepotkan. Bagaimana bila ada yang online memakai koneksi 2G? Ya tentunya koneksi yang umum di saat ini merupakan 4G, namun 2G ... apalagi 3G masih lumayan banyak penggunanya.
Dalam hal ini Google hanya memperhitungkan pengguna 4G saja. Jadi Google beropini bahwa usul yang diantarke jaringan akan menyantap waktu 0,1 detik dari ketersediaan 1 detik untuk menampung konten above the fold tadi.
Jadi kalau menyaksikan koneksi dari browser ke server, maka akan ada sekitar 0,3 detik yang diharapkan untuk melaksanakan penyelesaian nama host menjadi IP address oleh DNS lookup; perjalanan jaringan untuk melakukan jabat tangan TCP; dan suatu koneksi TLS alternatif....
Jadi dari sini kita punya waktu 0,7 detik lagi untuk membuat website kita menayangkan konten layar awal....
Yang Harus Dilakukan
Untuk menciptakan penampilan permulaan website anda mampu dimuat dalam waktu kurang dari 1 detik, maka ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan, yakni:
- Mengurangi Waktu Respon Server kurang dari 0,2 detik
- Hindari redirect di dalam pemuatan halaman
- Jumlah data terkirim dalam render pertama mesti dihemat. Karena TCP mesti memperkirakan kapasitas dari sebuah koneksi, maka suatu koneksi TCP tidak bisa eksklusif menggunakan semua bandwidth yang tersedua antara klien dan server.
Server mampu mengirim sampai 10 paket TCP atau sekitar 14KB di pengiriman data permulaan untuk memulai koneksi gres. Karena sikap TCP ini, maka sungguh penting untuk meminimalkan konten semoga perjalanan data untuk perenderan permulaan bisa lebih minim. - Hindari javascript atau CSS external yang membatasi perenderan konten permulaan halaman saat anda menciptakan situs web. Sebelum browser bisa merender suatu halaman; browser itu mesti melaksanakan parsing pada halaman web. Kalau browser mendapatkan sebuah script yang tidak async maka browser harus berhenti terlebih dulu untuk mendownload script ini. Makara setidaknya untuk mempermudah perenderan permulaan seharusnya menggunakan inline javascript dan CSS.
Masih ada beberapa hal lagi yang dapat anda pergunakan untuk meminimalkan waktu yang diperlukan untuk melaksanakan render, namun anda mampu menjajal 4 hal di atas. Tentu bagi kebanyakan orang ini bukanlah hal yang gampang.
Jika anda tidak tahu cara membuat situs web yang ringan untuk koneksi mobile; anda mampu meminta sumbangan ke jasa pembuatan situs web untuk mengedit situs web anda. Saat ini telah banyak yang menyediakan jasa pembuatan situs web ini.
Kedepannya, persaingan SEO akan semakin keras, dan akan bertambah banyak hal yang dituntut dari situs web anda. Makara tidak ada salahnya anda mempelajari dasar-dasar desain web dari kini.